Worst day ever, sebuah kalimat yang cocok untuk hari ke 3. Hari itu rombongan bis 4 sampai di tempat transit sekitar jam , lagi-lagi rombongan bis 4 terakhir. ketika Kami baru sampai, rombongan bis lain sudah mandi dan mengantri WC. Akhirnya kami dapet antrian WC yang panjang, di sinilah kesabaran kami di uji lagi -_- . Setelah menunggu sekian lama akhirnya giliran saya yang masuk ke WC. Saya begitu terkejut ketika WCnya gak ada jambannya, padahal udah niat banget setor, alhasil saya tahan lagi. Selesai mandi, sekarang waktunya shalat, ya walapun agak telat shalatnya karena waktu itu jam menunjukan pukul 05.30 WITA dan Matahari sudah mulai menampakan sinarnya. Yang di tunggu-tunggu pun datang, yes it's time to take breakfast. Berharap dapet makanan yang enak, eh lagi-lagi makanannya gak sesuai sama selera saya. Ya udah daripada gak di makan, lagian saya juga lapar, akhirnya saya makan walapun terpaksa.
Setelah semua siswa siap, akhirnya pada pukul ... lupa pukul berapa WITA -_- kami menuju ke tampat wisata yang pertama, yaitu Tapak Siring. Sesampainya di sana beginilah ekspresi wajah saya.
Jujur saya agak kecewa karena perjalanan di Tapak Siring menurut saya sangat membosankan, udah gitu dikit-dikit "Nda, boleh...".
Selesai di Tapak Siring, perjalanan di lanjutkan ke tempat wisata yang kedua yaitu...
.
.
At Bali (Day 3) - Worst Day Ever [Part 2] - On Going - Sepertinya postingan ini nggak gw update karena udah lupa ceritanya :).
.
.
At Bali (Day 3) - Worst Day Ever [Part 2] - On Going - Sepertinya postingan ini nggak gw update karena udah lupa ceritanya :).

